CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

17 September 2008

Rambutku LURUS

Akhirnya.

Tapi paling cuma sehari sih. Ehehehe.
Kmaren, gue lagi ngaca. Mikir, '
gimana ya klo rambut gue lurus?'
Gue gausah berfikir panjangpanjang, wekekekekekekekekekkek.

Gue tinggal sms Acha, suruh bawa catokan besok ke sekolah.
Abis itu pulangnya kerumah gue. Catooook ampe rontoooook.

Riweh banget deh. Kamar gue jadi tempat koreografi.
Trus cetokcetok buat touchscreen leptop ini sempet ilang.
PANIK.

Taunya, nyungsep di bawah kasur. Alhamdulillah.
Udah gitu, kita membahas tentang panasnya catokan Acha.
Dikamar gue saat itu ada gue, Katty, Intan dan Acha+catokannya.

Ritual sebelum gue dicatok.

"Sisir mana sisir?"
"Gue ga punya sisir mbak."
"Cha, sisir lo mana?"
"Di tas, ambil aja."

Gue pun mengambil tas Acha, dan..
TEK

"AY !"
Panggilan gue Ay sama orangorang sekarang.
"hehehe, sorry Cha."

Lo tau apa yang gue lakukan?
Memutuskan tali tas Acha. Ha.
Kita berempat malah ngakakngakak.

"Tenang Cha, ntar pulang pake tas gue aja dulu."
Jah, sok banyak tas gue.

Mencatok rambut gue pun dimulai.

"GILA! SAMPE KELUAR ASEPNYA!"
"Norak lo Ket, tapi iyaya."
"Bau setrikaan."
"Iya, mana Rapika? Biar rambut gue lembut dan tahan lama."
"Yee, gila lo. Ay, lurus ay! Rambut lo lurus!"
"Nape? cakep ye?"
"Engga, baru lurus sebelah doang."
"Sial lo."

Trus kita ngomongin tentang murid SMPN 73 Tebet.
Yang klo sekolah rambutnya udah kea mau kondangan.

Lalu.
HASILNYA?
Perfecto.


Thanks Chaa, udh minjemin catokan.
Thanks juga udah mau catokin gueee.
Love y'all.

0 comments: