CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

20 August 2008

maaf, saya masih kecil

Kenapa gue bilang gue masih kecil?
Karena emang gitu, ga ada sesuatu dalam diri gue yg bisa dikatakan dewasa.
Remaja aja belom. Artian dewasa, bukan cuma dari umur. Menurut gue.

Gue masih aja, punya perasaan ga suka atau sebel. Istilahnya bagi gue, menjijikan.
Ini dimulai dari temen gue sebutlah si It yang make hape gue terusterusan. Buat apa? Foto.
Foto yang bagi gue. Menjijikan.
Yang menurut gue, alay.

Dan gue mulai merasakan bahwa dia manfaatin gue. OMG.
Dia tau uang jajan gue perbulan, dia tau kapan gue ditransfer duit ma bokap.
Dia tau kapan gue diisin pulsa, dia tau kapan gue narik duit.
Dia tau, hampir semua yang pribadi. Milik gue sendiri.
Lucu dan NYEBELIN. Dia selalu make pulsaa gue.
Oke gue mulai anak kecilnya kea gini.

Yang paling nyebelin, dia selalu ngebanggain dirinya sendiri.
Ngebanggain maantannya, ngabanggain baju kurang-bahannya.
Ngebanggain sesuatu yang ga penting buat dibanggain.

Setiap dia ngajak jalan, ayuuk.
Ujung-ujungnya gue yang bayar.
Makan, nonton, nah dia? Aqua gelas.
MAKASIH.

Gue juga mulai ga suka dengan sok imutnya.
Gak suka dengan sok gaulnya.
Gak suka dengan sok lakunya.
Gak suka dengan SKSDnya.
Gak suka dengan tingkahlakunya.
Gak suka dengan ceritanya yang ga mutu.

Akan jauh lebih baik gue dikelas sama tementemen gue sendiri.
Yang terima gue apaadanya.
BUKAN UNTUK DIMAFAATIN.

ah, monyet. Anak kecil banget gue.

0 comments: