Ahay, anak jaman sekarang. NORAK abiis, ga terkecuali gue.
Yang satu ini tolol abis.
Gue mau pulang, tapi warawiri sanasini dulu. Gue bersama Katty. Tiba-tiba ada yg manggil Katty, dan yg gue tau tuh orang namanya Fadhil. Oke, gue tau dia, dan mungkin dia tau gue. Tapi kita ga resmi saling kenal. JAH. Lalu dia pamer sesuatu yg benar-benar membuat gue terkagumkagum dengan muka tolol+idiot.
"Gue lagi smsan pake telepon umum dong." Lokasi saat itu ditelepon umum.
"HAH?! Sumpe lo ? Gimana caranya ?!" Gue langsung menghampiri telepon umum oren itu.
Disana sudah tertulis,
'Yank, aku udah pulang nih. Aku sms kamu pake telepon umum loh.'
Baru segitu, dan Fadhil meneruskannya.
Gue yg sangat NORAK, dan excited untuk nulis sms langsung menggusur posisi Fadhil.
"AKU MAU NULIS SMS JUGAA." Kata gue manja. Anjrit, norak mampus.
"Yaudah, ntar aja." Jawab Fadhil sambil mendorong posisi gue.
"Gamau ! Maunya sekarang. Udah lo lama nulisnya !" Gue mendorong Fadhil lagi.
"Oke, tulisin gini. 'Aku lagi noraknorakan sama temen aku loh yank.' Gitu." Suruhnya.
"Oh ya, belom kenalan." Kata gue, basabasi. Padahal cuma pengen sabotase tuh telepon umum lebih lama.
"Fadhil." Katanya. "Aisyah." Jawab gue.
"Hah? Sape? Aisyah? Gue Fahri dong." Dan kita berdua ketawa goblok.
"Kirimnya gimana?" Tanya gue. Bingung.
"Gini." Fadhil langsung memencet tombol send.
SEND FAILED.
"Tolol ! Masa ngirim sms gitu doang ga becus !" Sahut gue, protes karena pengiriman gagal.
"Yee, mana gue tau. Error ni." Fadhil mengambil gopean milik dia.
Dan gue kembali ke Ketty yg dari tadi gue perhatiin gelenggeleng kepala.
"NORAK ABIS LO SEMUA!" Teriaknya.
Gue dan Fadhil cuma bisa ketawa ngakak.
Akhirnya gue plus Katty, plus Denir. Pulang. Tepatnya gue yg pulang, mereka main kerumah gue. Dan Denirpun menceritakan tentang seorang Neneknenek.
"Masa gue pernah liat. Neneknenek pake Make-Up tebeeel banget, padahal udah ubanan."
"Biasa kali Nir, neneknenek jaman sekarang mah. Lebih gaya daripada remajanya."
"HOH, bayangin aja. Dia pake lipstik ungu gitu! Bibirnya warna ungu."
"Please dong Nir, lo tuh bego apa tolol sih? Klo kea gitu mah namanya keracunan."
Tanggapan tolol gue membuat Ketty dan Denir tertawa sampe tepar dimikrolet 34 itu.
Tolol emang iya. Tapi gue ngomong pake logika kalee. Emang klo bibir ungu tuh keracunan!
Nyampe rumah gue. Sebenarnya masih banyak kejadian superduper tolol dijalan menuju rumah sampe buat kita geletakan dijalan. Kitakan para lebaylebay gila.
Kita emang ngerjain tugas. ASLI. Ngerjain. Dan setelah itu.
PASANGAN BODOH DAN TOLOL LATIHAN PASKIBRA DIRUMAH GUE.
"Luruskan ! Lurus ! Jalan ditempat, langkah tegak maju. JALAN!"
Gue cuma pasang tampang mesemmesem ngeliat area rumah gue yg alhamdulillah sepi.
Mau ditaro mana muka gue? Pantat?
Dan pada akhirnya gue berhasil mengusir mereka. PERGI KALIAAN !
goblok.
Udah ah, gue pusing. Capek.
DADOO SMUOO.
18 August 2008
NORAK plusplus
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment